Fungsi VLOOKUP dengan 2 data table_array

"Ad Blocker" terdeteksi

Untuk kenyamanan bersama, mohon nonaktifkan "Ad Blocker" anda.

Fungsi VLOOKUP hanya bisa digunakan dengan 1 data table_array didalamnya. Data table_array berupa range yang berdekatan, tidak boleh terpisah, kolom paling kiri digunakan sebagai data acuan untuk mencocokkan nilai lookup_value. Untuk yang belum tahu cara menggunakan fungsi VLOOKUP bisa dilihat tutorialnya disini.

Misal ada data seperti dibawah. Berapakah diskon masing-masing penjualan?.

Fungsi VLOOKUP dengan 2 data table_array

Untuk menghitung diskon masing-masing penjualan digunakan fungsi VLOOKUP. Masalah muncul karena data table_array tidak dalam satu range, terpisah didua range yang berbeda, range A3:C4 dan range E3:G4.

Untuk menyelesaikannya digunakan trik dengan menggunakan 2 fungsi VLOOKUP, masing-masing fungsi VLOOKUP digunakan untuk masing-masing table_array.

Jika fungsi VLOOKUP pertama menghasilkan error #N/A, ada kemungkinan data yang dicari ada ditable array kedua, maka digunakan fungsi VLOOKUP kedua.

Untuk membantu mendeteksi adanya error #N/A digunakan fungsi IF dan fungsi ISNA.

Fungsi VLOOKUP pertama

Letakkan kursor dicell F9

Ketik formula berikut:

=VLOOKUP(E19,$A$3:$C$4,3,FALSE)

Kopi cell F9 kemudian paste dirange F9:F19. Hasilnya seperti gambar dibawah.

Fungsi VLOOKUP dengan 2 data table_array

Error #N/A muncul dikategori K03,K04 dan K05. Ketiga kategori tersebut tidak ada ditable array pertama. Ada kemungkinan ketiga kategori ada ditable array kedua.

Fungsi VLOOKUP kedua

Fungsi VLOOKUP kedua hanya digunakan jika fungsi VLOOKUP pertama menghasilkan error #N/A.

Untuk mendeteksi adanya error #N/A digunakan fungsi ISNA. Fungsi IF digunakan untuk membagi fungsi VLOOKUP yang digunakan. Jika tidak terjadi error #N/A menggunakan fungsi VLOOKUP pertama dan jika ada error #N/A menggunakan fungsi VLOOKUP kedua.

Edit cell F9, hapus formula sebelumnya dan ketik formula berikut:

=IF(ISNA(VLOOKUP(E9,$A$3:$C$4,3,FALSE)),”V2″,”V1″)

Data “V1” dan “V2” hanya sebagai ilustrasi. V1 diskon dicari menggunakan fungsi VLOOKUP pertama dan V2 diskon dicari dengan fungsi VLOOKUP kedua.

Kopi cell F9 kemudian paste dirange F9:F19. Hasilnya seperti gambar dibawah.

Fungsi VLOOKUP dengan 2 data table_array

Diskon kategori K01 dan K02 dicari menggunakan fungsi VLOOKUP pertama. Diskon kategori K03,K04 dan K05 dicari menggunakan fungsi VLOOKUP kedua.

Setelah diperoleh ilustrasinya. Ubah “V1” menjadi fungsi VLOOKUP pertama dan fungsi “V2” menjadi fungsi VLOOKUP kedua.

Edit cell F9, hapus formula sebelumnya dan ketik formula berikut:

=IF(ISNA(VLOOKUP(E9,$A$3:$C$4,3,FALSE))
,VLOOKUP(E9,$E$3:$G$4,3,FALSE)
,VLOOKUP(E9,$A$3:$C$4,3,FALSE))

Kopi cell F9 kemudian paste dirange F9:F19. Hasilnya seperti gambar dibawah.

Fungsi VLOOKUP dengan 2 data table_array

Diskon untuk kategori K01, K02, K03 dan K04 muncul. Kategori K05 muncul error #N/A karena baik ditable_array pertama ataupun kedua tidak ada kategori K05.

Jika Menggunakan Excel 2013

Excel 2013 mempunyai fungsi baru yang bisa menyederhanakan formula sebelumnya yaitu fungsi IFNA.

Edit cell F9, hapus formula sebelumnya dan ketik formula berikut:

=IFNA(VLOOKUP(E9,$A$3:$C$4,3,FALSE)
,VLOOKUP(E9,$E$3:$G$4,3,FALSE))

Kopi cell F9 kemudian paste dirange F9:F19. Hasilnya sama dengan formula sebelumnya. Tetapi formula menjadi lebih simple dan singkat.

Artikel lain yang berhubungan dengan tips dan trik ini
Gratis video tutorial tips dan trik Microsoft Excel

 

ADA KOMENTAR? 🙂

GRATISS!!!

Kumpulan shortcut excel dalam file PDF,

langsung ke email anda

NB: Pastikan email anda valid dan aktif. Kami sering gagal mengirim file karena alamat typo atau tidak aktif

TERIMA KASIH

Silahkan cek inbox anda, jika email kami tidak muncul

cek folder spam atau tab promotion (GMail)